Mengenang Leluhur, Melestarikan Tradisi Semarak Sembahyang Rebut Cap Go
Dalam rangka memperingati Hari ke-15 bulan ke-7 dalam kalender Tionghoa, atau yang dikenal sebagai Cap Go, anggota IBB turut mengenang dan melestarikan salah satu tradisi Tionghoa yang penuh makna, yaitu Sembahyang Rebut.
Tradisi Sembahyang Rebut merupakan bagian dari rangkaian penghormatan kepada para leluhur serta bentuk kepedulian dan rasa berbagi kepada sesama. Dalam pelaksanaannya, berbagai perlengkapan sembahyang, buah-buahan, makanan, dan persembahan disiapkan sebagai ungkapan penghormatan serta doa bagi keluarga dan para leluhur yang telah mendahului.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah ritual keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian di antara anggota IBB. Dengan penuh kekhidmatan, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan bersama-sama dalam suasana yang tertib, harmonis, dan penuh rasa syukur.
Melalui peringatan Cap Go dan tradisi Sembahyang Rebut ini, IBB berupaya menjaga warisan budaya Tionghoa agar tetap dikenal dan dihargai oleh generasi penerus. Nilai-nilai penghormatan kepada leluhur, berbagi rezeki, saling peduli, serta menjaga kerukunan menjadi pesan penting yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Semoga melalui tradisi ini, kebersamaan semakin erat, kehidupan senantiasa dipenuhi kedamaian dan keberkahan, serta semangat melestarikan budaya tetap tumbuh di tengah keluarga besar IBB. SALAM BERAGAM